Jenazah 2 Korban Penembakan KKB Dimakamkan di Toraja

INDONESIA-UPDATE.COM, TIMIKA – Keluarga almarhum Hendrik Sattu dan Margareta Polli, pasangan suami istri yang tewas dibunuh kelompok kriminal bersenjata Senin (25/6/2018) kemarin di Keneyam, meminta aparat TNI dan Polri dapat menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Usai tiba di Kota Timika, Senin sore kemarin, jenazah kedua korban kini disemayamkan di rumah duka, Jalan Sam Ratulangi, Timika, Papua, Selasa (26/6/2018).

Rencananya pada Kamis hari ini (28/6/2018), jenazah korban akan diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan.

Pihak keluarga sangat terpukul dengan kematian korban. Apalagi, kematian korban harus meninggalkan kedua anaknya yang masih kecil. Anak bungsu korban bernama Arjuna (6) yang ikut menjadi korban kekerasan KKB, kini masih dirawat di Rumah Sakit Mitra Masyarakat.

Keluargapun meminta kepada aparat TNI-Polri agar bisa menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami dari keluarga korban percayakan kepada TNI dan Polri untuk menyelesaikan persoalan ini. Kami juga minta agar para pelaku ditangkap dan dihukum sesuai dengan perbuatan mereka. Perbuatan KKB ini sangat kejam dan di luar kemanusiaan.” kata Simon Sumari, kakak korban, di Timika, Rabu kemarin (27/6/2018).

Pasangan Hendrik Sattu dan Margaret Polli merupakan dua dari tiga korban tewas dalam aksi penembakan dan pembacokan oleh anggota KKB, Senin pagi. Sebelumnya, anggota KKB juga menembak pesawat Trigana Air Twin Otter PK-YRU yang akan mendarat di Bandara Keneyam. Ahmad Abdillah, sang pilot pesawat terluka akibat tertembus peluru.

Usai menembak pesawat, anggota KKB yang dikejar aparat memasuki kawasan permukiman warga dan menembak serta menganiaya empat warga. Tiga warga tewas di tempat sementara satu lainnya yang merupakan anak dari pasangan Hendrik dan Margateta bernama Arjuna terluka setelah terkena sabetan parang. (UP/IU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here